GHOLIBAN : Madu Kalimantan (beepollen dan royal jelly)

Madu hutan kalimantan gholiban adalah madu asli yang diambil langsung dari sarang lebah liar apis dorsata dari dari hutan Kalimantan.

BAHASA ARAB DI HARI PERTAMAKU MENGAJAR

Hari ini menjadi hari pertama aku mengajar bahasa Arab di semester 2, tepat di hari Senin tanggal 16 Januari 2017..

Kisah Umar Bin Khattab Part.1 : Sentuhan Hidayah

Umar bin Khattab adalah salah seorang yang keras permusuhannya kepada Nabi Muhammad saw. Begitu kuat hasratnya untuk membunuh beliau..

Antara Sambutan dan Roasting

Roasting adalah metode Stand Up yang seringkali digunakan oleh komedian untuk menyerang seseorang namun dengan cara yang unik.

Inferior

Apa sih inferior itu? Melihat dari makna yang termaktub di KBBI online, inferior berarti bermutu rendah, (merasa) rendah diri.

Rabu, 31 Agustus 2016

FENOMENA PECI: PENTINGNYA SEBUAH ETIKA

FENOMENA PECI:
PENTINGNYA SEBUAH ETIKA

Di pertengahan bulan lalu, aku diberi kesempatan mengikuti perlombaan tingkat nasional dalam rangka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang diadakan di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Perlombaan ini mempertemukan puluhan cabang dengan diikuti seluruh propinsi dari bumi pertiwi ini. Karena banyaknya cabang yang dilombakan, maka lokasi perlombaanpun beragam. Namun dari semua lokasi itu hanya satu yang menjadi pusatnya, yakni alun-alun di dekat masjid raya.
 
Ridho dan permainan pecinya
Sehari sebelum acara pembukaan, lokasi masjid raya diseterilkan dengan kawat berduri yang melintang. Dari informasi yang aku dapat, hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan orang nomor satu di Indonesia, Pak Joko Widodo.

Benar saja, saat pembukaan tiba, ribuan orang menyemut ingin memeriahkan syiar yang ada. Selain itu, tak sembarang orang yang bisa masuk. Hanya mereka yang memakai name tag (tanda pengenal) yang aman saat boleh masuk.
Hal yang sama, juga dilakukan saat acara penutupan MTQ, di lokasi yang sama.

Hafalan Yang Seharusnya

Hafalan Yang Seharusnya

Akhir bulan sudah di depan mata, tepatnya di penghujung Agustus tahun 2016. Secara hitungan kalender mengajar, hampir sebulan sudah aku mengajar. Sesuai dengan kemampuan diriku yang lulusan Pendidikan Islam Strata Satu, maka di Al A’raf ini aku mengambil bidang keagamaan, khususnya hafalan Al Quran.
Arya, Faqih, Subi, Rhefaldi
“Sebagai bahan evaluasi hafalan selama satu bulan, coba kita hitung bersama. Dalam sebulan ada berapa hari, ada berapa minggu danada  berapa hari efektifnya?” tanyaku membuka pertemuan Tahfizh hari ini.

Dan mulailah lima orang malaikat kecilku ini menghitung. Dari sini kami sepakati bahwa dalam sebulan ada 30 hari, 4 minggu dan 22 atau dibulatkan menjadi 20 hari efektif belajar setelah dipotong libur Sabtu dan Minggu.

Mukaddimah Tahfizh: Teladan Nabi Ibrahim

Mukaddimah Tahfizh:
Teladan Nabi Ibrahim

Hari ini aku mengawali pembelajaran pagi dengan membaca secara bersama dan bergantian surat Al Baqarah ayat 124. Ayat yang menerangkan tentang ujian keimanan yang Allah berikan kepada Nabi Ibrahim Alaihis Salam.
Berqurban: Meneladani Ibrahim
Di antara ujian itu adalah keharusan menghadapi Raja Namrud Laknatullah. Sehingga membuat beliau harus dibakar dengan kobaran api yang amat besar. Ada juga teladan kehidupan keluarga beliau saat menghadapi kecemburuan dari Siti Sarah karena Siti Hajar yang notabene merupakan istri kedua melahirkan Ismail. Karena itu pula beliau menghijrahkan keluarga keduanya ke Mekah, negeri yang saat itu amat tandus dan gersang.
Belum selesai sampai di sana, Ibrahim mendapat ujian yang lebih besar. Anak kesayangan beliau harus di kurbankan layaknya hewan qurban. Masyaallah
Ujian demi ujian terus berdatangan. Namun justru dari sanalah derajat beliau menjadi tinggi.

Allah berfirman, “Sesungguhnya aku hendak menjadikanmu (Ibrahim) imam bagi seluruh manusia.” Ibrahim berkata, “dan aku mohon juga dari keturunanku.” Allah menjawab, “janjiku ini tidak mengenai orang-orang yang dzolim.” (Al Baqarah:124)

POLEMIK DKM Masjid Al Hafizh

POLEMIK DKM Masjid Al Hafizh

Komunikasi menjadi sesuatu yang amat penting saat ini, apalagi jika itu berkaitan dengan hubungan antara manusia. Komunikasi dapat menjadi alat penyambung sekaligus perekat silaturohmi. Komunikasi bisa menjadi penerang terhadap perkara yang terlihat samar. Dengan komunikasi tak akan muncul rasa saling mencurigai, buruk sangka ataupun rasa iri. Karena dia menjelaskan semuanya.
Tanpa komunikasi yang jelas, sebuah permasalahan akan menjadi runyam tiada terarah.
 
Masjid Al Hafizh Kadudampit Sukabumi
Berawal dari laporan yang aku terima dari Bu Endan.
“Sekarang ketua DKM Masjid Al Hafizh siapa?” tanya beliau.
Aku yang baru bergabung lagi ke Al Araf hanya bisa geleng kepala tanda tak tahu.
“Padahal setiap jumat kan masjid dapat pemasukan, eh kemarin pas ada kegiatan Maulid katanya masjid tidak memiliki kas, kosong. Jadi we ibu nombokin sampai 150an ribu,”jelas beliau panjang lebar.
Dari sanalah baru aku mencari informasi.